Peneliti dari Program Riset Konservasi Pesisir (PRKP) Universitas Syiah Kuala bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) serta Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh melaksanakan kegiatan outreach perubahan iklim di wilayah kepulauan Aceh, khususnya Pulau Banyak dan Simeulue.

Kegiatan yang berlangsung pada 28 April hingga 9 Mei 2025 ini menyasar pelajar tingkat SMP dan SMA, dengan pendekatan edukatif melalui games interaktif yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai isu perubahan iklim, ekosistem pesisir, serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat kepulauan.

Dua peneliti PRKP USK yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Khairunnisa, S.Pi., M.Si. dan Nurlita Putri Anggraini, S.ik., M.Si. Keduanya secara langsung memfasilitasi diskusi, simulasi, dan permainan edukatif yang mendorong partisipasi aktif siswa dalam memahami konsep perubahan iklim secara kontekstual dan menyenangkan.

Adapun sekolah yang menjadi lokasi kegiatan meliputi SMP Negeri 2 Pulau Banyak, SMA Negeri 1 Pulau Banyak, MAN 1 Simeulue, SMA Negeri 2 Teluk Dalam, serta SMP Negeri 6 Simeulue Timur. Seluruh rangkaian kegiatan disambut antusias oleh pihak sekolah dan siswa, yang menunjukkan minat tinggi terhadap topik lingkungan dan keberlanjutan.

Melalui kegiatan outreach ini, PRKP USK bersama BKSDA dan DKP Aceh berharap dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, khususnya bagi generasi muda yang tinggal di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat literasi iklim serta mendorong peran aktif pelajar sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Categories:

Tags:

Comments are closed